Dung Tek Dung Ces ON 6/23/2013 AT 8:17 AM
Halo semua~ Gue lagi ada mood buat ngepos di sini. Btw kemaren bagi rapot, dan bagi yang nanya, gue naik kelas dan masih ketemu lagi sama biologi :")9 Huft. Pasrah. Boleh ga sih bio sama sejarah di kelas IPA ganti jadi geografi? ._.
Oke, cuma prelude. Apa itu rapot? Apa itu? Persetan dengan rapot! Itu cuma makanan kecil! /plak
Yang mau gue ceritain ga nyambung sih. Jadi, hari Rabu, gue marathon sama A*dam. Gue sama A*dam nonton 2 film. Mumpung sepi dan yang rame di bioskop itu film homo serem yang judulnya Ko*boi Ju*ni*or.
(Sumpah ya, sampe seorang A*dam aja jejeritan pas liat ada anak foto background-nya pajangan gituan di depan bioskop. Sumpah. Serem abis. Lebih serem dari bokep homo.)
Jadi, untung sepi, untuuuuung banget, gue sama A*dam nonton World War Z sama Cinta Dalam Kardus. Karena duit pas-pasan, akhirnya dalam liburan 4 minggu alias 28 hari ini, cuma hari itu kita nonton di bioskop dan nongkrong. Dasar. Kere parah. Sesungguhnya duit abis itu sama seremnya sama Ko*boi Ju*ni*or
(SERIUS ITU ANAK 11 TAHUN UDAH DIAJARIN NGEHOMO YOLOH TOBATLAH NAK)
Jam 12 kita nonton World War Z. Dan, caramcamcam! Kalau yang anak cewe nontonnya film
horror itu, anak cowo smanti nontonnya kalo ga Now You See Me ya ini. Jadilah diliatin. Bodo ah, gue kan emang udah dari sananya terkenal :o Tapi untungnya masih dikit lah.
Jam 2 kita nonton Cinta Dalam Kardus. Lawak, rada jayus, tapi tetep aja bikin ngakak. Dan untungnya di sana ga ada anak smanti. Dan ternyata oh ternyata ...
Oke. Besoknya gue mention-an sama Shab yang ngomong "kemaren nonton di Botani". Secara gue syok. Doi orang Jekardah yang kuliah di calon-kampus-gue-namun-sepertinya-tidak-akan-karena-gue-cupu-sosiologi-padahal-gue-mau-kriminologinya-sono dan doi nonton di Bogor.
Bisa dibilang kaya gini percakapannya.
Gue: "Shab, kemaren nonton di boqer?" :o
Shab: "Iya, wkwkwk."
Gue: "Nonton apa?" .-.
Shab: "Cinta Dalam Kardus."
Tek dung ces ces
Gue: "Jam berapa?"
Shab: "Jam 2." ._.
Dung tek dung ces ngik ngik ngik
Gue: "WANJRIT KOK SAMA SIH????!!!!!!"
Shab: "KOK GUE GA LIAT ELU????!!!! DUDUK DI MANA LU?!"
Gue: "*7!! LU DI MANA????"
Shab: "WANJRIT GUE *6 BERARTI GUE SEBELAH ELU DONG????!!! KAMPRET LU PACARAN DI SEBELAH GUE DI SAAT GUE JOMBLO DAN COWO LU GOMBAL MELULU!!"
Jadi ...
Shab nonton di sebelah gue ...
Temen fangirling KHR gue nonton di sebelah gue ...
Temen fangirling gue
yang jomblo nonton di sebelah gue.
Kampret. Susah emang ngapel tanpa ada orang yang dikenal di radius <100m. Kalo ga kiri, kanan, depan, belakang, atas gue pasti kenal gue atau A*dam.
Dan waktu nonton, ini yang terjadi.
A*dam: "Ih kucingnya lucu ya."
Gue: "Iya. Emesh deh." :3
A*dam: "Tapi lucuan kamu tauuukkkk."
Orang yang ternyata Shab: *misuh-misuh, goyang kursi, makan kardus pop corn saking jomblonya*
Pret dut.
Sebaiknya gue guling-guling di lantai sekarang.
Rae
Labels: everything, live your life
Worry Much? ON 6/21/2013 AT 8:53 AM
Well, I have so much things to worry about this week. It's report week, and tomorrow will be my turn to see the scores of mine in 18 subjects. I just ... oh crap! I'm gonna be a piece of sht again maybe. Well, 2 subjects that I worry much are geography and physics. I've decided that I'm going to take
meteorology in college later. Or
city planning. So geography is very important here.
But ... OK, I admit it. I won't get 90s on geography subject because ... I always sleep in the classes LOL. The only subject I'm optimist for my score is physics. I dunno why, but it's the ... uhm sorry ... easiest for me. But funny me, I take geography as the subject in science olympiad. And thanks God, I've made it to the province grade.
And that's the second thing I worry about. The result of the olympiad will be announced around this week. I just ... can't ... I don't know. May I bite pillows, because I think it'll calm me down. THAT OLYMPIAD IS THE ONLY HOPE FOR ME TO GO TO ITB! Well, I still have one more chance next year, but while you can win now (and win it with someone you love, let me cough now) why not? I'm going to win, I'm going to go to national science olympiad. Amen!
Well, those are only two, but ... you know how I fear my future, don't you? I worry those things too much, and the only thing I can do after trying at my best is just ... praying.
Shalam,
Rae
Labels: everything, live your life
Re:Ache ON 4/15/2013 AT 8:45 PM
Jadi gue adalah pemain osu!mania sejati yang selalu dapet B, A, atau S di level easy atau medium. Ga pernah dapet double S. Rajin? Kayanya lebih ke depresi, tapi iya, gue anak rajin. Rajin buka laptop, terus ngosu, terus nonton film/anime, terus makan, terus tidur, terus bangun, dan terjadilah siklus. Mungkin bahasa latin dari siklus ini adalah
Putetus sangatus keboisme.
Tapi maksud dari post ini ga nyambung sama yang di atas. Itu cuma pemanasan. Gue mau curhat lagi sekarang. Awwww, Pute sekarang curhat lagi hobinya _(:"3
Jadi, karena kedua penyebab gue galau adalah siswa (atau siswi? Entahlah, pantas untuk diragukan) kelas 12 SMA, gue sebagai jomblo budiman akan ditinggalkan dalam jangka waktu kurang dari 3 bulan lagi. Emang sih, yang namanya jaman sekarang udah ada yang namanya pidio kol, bisa pake skaipi, kakao talk, lain, wasap juga 5 tahun lagi mungkin bisa pidio kol. Sayangnya ... mereka anti begituan. Yang satu ga niat beli hp, yang satu lagi terlalu stoik, jadinya hobinya mingkem dan mendem di rumah ga pake komunikasi. Uwoh. Sebenernya gue ga peduli sih.
Waktu hari Kamis, entah emang budaya Smanti sangat mendukung misi mulia gue dengan titel "Modus" atau emang gue yang kesengsem dan kegeeran, ada acara salam-salaman. Karena mau UN, yang kelas 12 berencana sungkem ke angkatan di bawahnya. Tapi apa daya, kaki adek kelasnya bau semua walaupun bulunya udah dicukur pake vit, jadinya cuma salam-salaman. Lumayan kali buat modus. Misalnya si anak kelas 12 cowo naksir adek kelas 10 cewe. Waktu salam-salaman, dia ngomong, "Eh, ade, tangannya alus ya? Pake
hand cream ya, de?" sambil ngelus. Karena takut, si ade kelas ngomong, "E-eh? I-iya, a, aku pake
hand cream." Dan elusan si kakak berkelanjutan hingga ke dada sampe akhirnya dia di bawa ke UKS perihal sakit jiwanya.
Oke, lanjut. Jadi, dengan wajah girang (walaupun gue akhirnya menyadari hari itu si
hasyimi ga masuk. Ga peduleeeh~) dan semangat modus putraerae, gue ikut acara salam-salaman. Biar ga malu, gue nyeret tiga kawan kriminal gue; Ichang, Fadil, sama Ida. Akhirnya gue salam-salaman dengan khusyuk dan senyum yang super duper tulus kecuali kalo lagi cape.
Tibalah saatnya gue salaman sama si
bukan hasyimi. Kokoro gue doki doki (trensletan: deg-degan). Njir, gue mikir. Kenapa gue harus
doki doki di saat gue udah nyaris mup on. Sungguh, nak, tadinya gue nyaris mup on full ke si Saki Giichi, tapi begitu menyadari dia nun jauh di Nihon sana dan ga nyata, gue pasrah mengosongkan hati gue. Lalu gue memberanikan diri untuk salaman. Dan terjadilah permodusan. Ga separah contoh di atas sih, hanya sekedar dia minta maaf.
Dan gue ... kesengsem. Oh, btch pls, kenapa gue mesti kesengsem sama gitu doang. Rasanya mau terbang, tapi abis itu gue jatoh di atas tiang listrik. Ketusuk, terus kesetrum. Naas. Setidaknya dia menyebut potongan gue lah, jadi gue berusaha ga kesetrum di penggambaran tadi.
Malamnya, gue masih kesengsem. Bahkan gue sampe kaya dulu. Sedikit meneteskan air mata. Oh sht gue galau dan gue (sudah) tidak menikmatinya! Gue galau, dan gue tiduran. Percayalah, tiduran tanpa merenung mampu menghilangkan kegalauan. Sayangnya gue merenung. Jadinya gue galau dah.
Entah kenapa malam itu, gue malah berpikir apa kabar dia dan sudah siapkah dia menghadapi UN. Kasihan. Dasar jomblo pemikir mantan. Gue menggalau, haruskah gue nanya dia? Dan akhirnya gue sms dia, ngucapin selamat UN. Terkirim. Dan terbalas. Dan tadinya gue mau ngelanjutin sampe kangen gue kebales. Tapi ... ya ... siapa gue?
Jadilah gue tertidur, dengan sedikit plong di hati.
Entahlah, kayanya gue emang masih sayang dia. Ouch, tsundere
abis gue. Aouch!
Hurts,
Rae
Labels: everything, live your life, love
PLEK! ON 3/08/2013 AT 8:53 PM
Oh, playlist di WMP emang nista ya. Kalo lu mau move on terus lu buka WMP terus di-shuffle, pasti lagu yang ngajak lu buat move on melulu yang keputer.
"For dear ... I’ll never forget
For dear ... The strong, passionate love you gave me"
"It's your lie, tell it how you like
Small minds tend to think alike
"
"I hold my breath and close my eyes and...
Dream about him
Cause he's 2000 light years away"
"So, we're certainly not sad, so, you certainly won't cry,
And so, even as our old selves exchange farewells,
I won't cry, either."
"'I love you...'
From tomorrow until yesterday, it should've been the same."
"I think they found another cure
For broken hearts and feeling insecure"
"I can never again put on
That secret heart"
"Love conquers every time
When two hearts come to collide"
"And I,don't wanna know if you are lonely"
"Without pardon the time flowing,
it cannot change, because you had forgotten"
But still ...
My beating heart belongs to you
All songs belong to H&MC or Green Day.
Labels: everything, live your life, love, music, spam
Move ON 2/23/2013 AT 7:35 PM
"Because all you can do is moving forward through the time."
What if kecengan lu nyuruh lu move on? If you want to make him happy, move on. Oke, gue depresi. Dengan turunnya nilai-nilai gue, gue lagi berada di bawah roda yang berputar, orang-orang silih berganti pergi ninggalin gue, ya, gimana lagi? Jujur, gue bukan punya perasaan sama kecengan gue. Bisa dibilang gue cuma nge-fans (dan gue males mencintai. Like ... seriously! Why would you love while you can't feel love? Ini egois, tapi ... this is how I live. If I get nothing, I'll do nothing.
Jadi, ya, gue yang dungu sih. Kalo udah ada peringatan dari dia, kenapa masih suka? Jadi ... gue yang salah .-.)/
Mata ashita.
Rae
Labels: everything, live your life
Between Puppy Love, Triangle, and Karma ON 2/05/2013 AT 6:02 PM
 |
| "It's a wonderful thing being loved." |
Pertama, silahkan skip post ini jika Anda benci
galau dan
essay. Iya, gue kangen bikin essay sambil ngegalau karena partner sekelompok gue dalam pembuatan essay adalah Hasyimi dan waktu itu gue dalam keadaan ... okesip.
Pertama kali gue denger quote ini, gue langsung mikir, ini bener sih kayanya. Iya, emang ini nge-
jleb di gue. Dicintai memang hal yang indah. Tapi kalau ga ada yang keliatan mencintai kita? Dan kita mencintai seseorang dalam kadar yang tinggi dan orang yang kita cintai ga pernah akan mencintai kita (lagi)?
Iya, gue masih mencintai seseorang itu. Dan dia besok TO hari ketiga. Semangat ya, Hasyimi! Iya, Hasyimi. Udah pernah gue ceritain 'kan?
Oh well, biar gue ceritain dalam satu kalimat tanpa napas. Waktu itu gue suka Hasyimi dan seseorang suka sama gue, lalu gue jadian sama si bukan Hasyimi, tapi kesimpulan yang diambil Hanacchi emang bener sih, kalo gue masih suka sama Hasyimi, tapi perasaannya bukan mencintai. Gue berhutang sama lu, Hanacchi. Dan gue menyia-nyiakan
quote di atas; "Dicintai adalah hal yang indah (jadi jangan disia-siakan)".
Ini hebat. Dua "musim" berlalu dan gue masih suka sama si Hasyimi. Memang orangnya menarik, dan gue tetap suka sama dia ... walaupun udah ga mungkin gue bisa
selesai ngejar dia. Oke, cerita satu kalimat lagi. Hasyimi waktu itu tau kalau gue suka sama dia dan dia perlahan ngejauhin gue lalu si bukan Hasyimi ngomong kalau Hasyimi udah suka -- bukan suka lagi, tapi htsan -- sama seseorang. Ya, nge-jleb lagi. Dan sekali lagi, harusnya gue ga menyia-nyiakan perasaan si bukan Hasyimi. Gue emang beneran punya perasaan sama dia (awas kalau masih ada yang mempertanyakan) tapi perasaan gue ke Hasyimi susah ilang. Serius. Gue bener-bener sakit hati waktu gue harus pisah sama si bukan Hasyimi.
Mungkin itu karma? Mungkin sih. Alasan gue pegat sama mantan gue sebelum si bukan Hasyimi adalah karena gue mulai punya perasaan sama si Hasyimi. Dan gue menyembunyikannya. Dan gue pisah sama si bukan Hasyimi dengan alur sama persis. Kayanya dia udah ga punya perasaan sama gue sebelumnya. Dan dia pegatin gue (kalau yang tadi beneran) dengan nyembunyiin alasan yang logisnya.
Well, kalau aja ga ada Hasyimi, ada dua kemungkinan alur yang mungkin bakal muncul: "gue masih sama yang sebelumnya (mungkin)" dan "gue ga akan ketemu sampai punya perasaan sama si bukan Hasyimi".
Memang sih, berkat Hasyimi gue jadi kaya gini. Gue punya temen deket yang merupakan temen deketnya Hasyimi. Ga deket sih, cuma temen curhat. Gue nyimpen perasaan sama si bukan Hasyimi; terima kasih kepada segelas jus alpukat dan cara mencatat pelajaran ips yang baik dan benar. Gue jadi memperjelas mimpi gue; gue jadi pengen masuk ke kelas ips setelah ngeliat betapa kriminalnya dia oke ini ga nyambung.
Ada banyak hal yang dapat gue pelajari dari pertemuan gue dengan Hasyimi. Dan ada banyak resiko dari komitmen gue. Kesimpulan dari
essay ini adalah ... ini bukan
essay. Sekian :)
Labels: everything, live your life, love
Rettro, January 23rd ON 1/27/2013 AT 10:23 AM
It was Wednesday, and we went to school at noon because of 12th grader's try out. Before we went to school, we went to Kebun Raya first. We went there because Mrs. De*i's beloved biology task -- Oh I love you so fckng much ma'am :** -_-
We gathered at the main gate around 8 o'clock. And we're Indonesian, so we gathered there late. Then, this is Rettro, so after everybody had gathered, we ... took pictures of ourselves. Hail narcism! LOL. (Oke, gue males nulis pake bahasa yang bukan bahasa sehari-hari gue. Okesip.)
 |
| Seriously, we're narcist but we love to be not kobe LOL |
 |
| Andry, Maya, Ayu, Risna, dan Pongo yang ga ngeliat ada kamera |
Jam 9 langsung pada cabut ke daerah kekuasaan masing-masing. Kelompok gue dan kelompok 4 dapet daerah timur. Itu loh, yang ada kolam isi teratai segede gaban. Di sana kita cuma foto tanaman karena kalo sambil foto narsis gitu bakal lama dan lama ngumpulnya, mengindikasikan kita bakal telat ke sekolah, wkwkwk.
 |
| Kelompok 3 yang berisi 3 jomblo; (L to R) Karima, Ule, Gue. Gue pendek ya -_- |
Karena kita menganggap teratai terlalu
mainstream di sana, kita langsung cabut ke tempat anggrek. Dan ... ini ga nyambung sih, tapi gue baru sadar
pocket camera gue yang unyu unyu itu bisa macro juga :') Gue bahagia.
Terus, karena kita cape foto-foto tanaman, akhirnya kita foto diri kita sendiri.
 |
| Nama: Pute; Hobi: Minum air keran |
 |
| Pairing baru: KarimaXAir mancur |
Karena udah jam 11 dan mata kita udah penuh sama ijo-ijo, kita semua capcus ngumpul di depan Kafe Dedaunan. Di sana, kita ngampar. Ada cerita yang lumayan bikin ngakak. Jadi, ada anak SMPN * Bandung (sama kaya sekolah si Raka :')) yang lagi lewat, terus karena kita pengen ke foto semua, kita minta itu anak ngefotoin kita pake kamera entah-siapa-yang-pasti-bukan-punya-gue. Terus, abis itu kita ajak itu anak foto sama kita. Karena kita kepo, kita tanya-tanyain dia. Namanya siapa, anak kelas berapa, sekolah di mana, dll. Akhirnya kita bebasin dia dari tawanan kita. Eh, abis itu dia teriak, "Pada punya fb ga? Add fb gue, Nas** **** *!" Okelah, abis itu kita ngakak, dan beberapa nyoba nge-add fbnya, bhahaha. Abis semuanya kumpul, kita nyoba foto loncat, eh malah jadi kaya gini yang kedapetan di kamera gue.
 |
| Pada kecapean abis loncat |
Abis itu kita ke Hokb*n, makan bento, saking lapernya yang porsi hemat tapi gede pada abis. Di sana kita rada buru-buru gara-gara udah jam 11an, dan kita masuk jam 1. Iya sih, deket sama Smanti, tapi ... yu no lah, kita anak teladan XD
Selesai? Belum! Sabar dong! Jam pelajaran ke 3 & 4 kelas gue pelajaran seni. Dan hari itu juga kita praktek
make-up. Iya, ini menakutkan. Gue dandan yang tadinya mau jadi
neko mimi malah jadi kaya badut sirkus. Dan karena kita narsis, kita foto-foto~
 |
| Cina beralis ala England. Okesip. |
 |
| Si Cina dan Monster Muka Datar |
Abis itu gue ngibrit ke X-3 yang juga lagi
make-up session (supaya keren, kita sebut ini
make-up session. Oke.) Dan karena Ida dan Fadil hobinya nyiksa kamera kamera gue (hampir semua kamera yang ada di rumah gue ada foto mereka.) mereka foto-foto pake kamera gue -_-V
 |
| Ceunah si Fadil jadi Hollow. Ceunah mah. |
 |
| Ekspresi 3 sekawan. Gue termelas. |
Pokoknya, that day, boku wa hontou ni tanoshiku desu~ :D /grammar ancur/ Oke, segini dulu post gue. Dadah~!
Labels: everything, friends, live your life
Shits on 2012 ON 12/28/2012 AT 9:27 AM
Mari kita flesbek sedikit. Bagi gue, 2012 ada kenangannya, dengan pelajaran yang banyak banget buat gue.
Awal tahun, gue masih kelas 9 dan ada ujian praktek kesenian spensa yang biasanya bikin anak-anak deg-degan.
Pagelaran. Persiapannya makan waktu yang lama, tenaga yang banyak, dan biaya yang ajigile, gede amat. Tapi terbayar kok, walaupun muka gue yang udah dikatain cina didandanin supaya mirip emak-emak cina -_-
Terus Februari. Gue balikan, setelah setaunan pegat. Di sini, gue belajar, jangan terlalu mendem perasaan. Ga enak.
Pertengahan rada ke awal, gue sebagai siswa kelas 9 harus mengikuti ujian sakral. Iya, UN. Dan ajibnya, gue ga belajar. Cuma ikut pemantapan GO, itu juga pelajaran Bahasa Inggris sama IPA doang. Gue malah main, tidur, makan.
Setelah UN, ada kegiatan sakral lagi. Tes masuk SMA. Awalnya gue disuruh masuk smansa, tapi karena gue ngeceng Hasyimi (Iya, ini alasan utama gue masuk smanti, bhahaha) gue ikut tes smanti. Gue takut sama tes IPSnya yang berdesas-desus bakal ada essaynya, jadi di sini gue belajar keras. Gue tes di ruangan yang sekarang jadi XII IPA 1, kelas kecengannya Hasyimi. Iya, gue afal gila. Dan taunya ga ada essay.
Pertengahan tahun, pengumuman dari 2 hal: UN dan tes masuk. Tanggal 2 Juni, pembagian hasil NEM. DAN GUE LULUS BROOO! Gue lulus dengan hasil yang cukup memuaskan dan mengagetkan. Egile, Bahasa Indonesia yang kalo di TO gue selalu dapet di bawah standar, gue dapet 98. Cuma salah satu bro! Kalo gue dapet cepe, gue udah girang gilee. Dan di tanggal itu juga, gue pegat sama Nurli. Iya, gue yang pegatin. Dan gue langsung mup on ke Hasyimi. Ha ha. Tangal 5, gue perpisahan. Tanggal 6, penentuan gue keterima smanti atau kagak. Dan gue keterima. Pas di dalem ruangan pembagian, gue langsung meluk Ichang sambil nangis bahagia, bhahaha.
Libur sebulan, terus gue di MOS. Selama MOS, gue nyaris kagak tidur. Begadang demi menuhin buku MOS yang unyu imut menggemaskan itu.
Bulan Juli, pertama kali gue ketemu Padma. Dan pertama kali gue ketemu dia. Makin lama makin deket karena gue sering ngebokep bareng dia, hahaha. Enggak sih, sebenernya makin deket karena dia tau gue naksir Hasyimi dan gue cerita ke dia. Berkat Padma, gue berubah jadi lebih ribut. Gue yang dulu terlalu anteng dan mingkem sekarang jadi ribut dan gila.
Agustus. Bulan di mana gue sering ngerasa bersalah. Dia udah bener-bener nunjukin perasaan ke gue, udah bener-bener peka, tapi gue cuma diam. Mau ngebales, ga tau harus gimana. Gue cuma ngilangin perasaan gue. Terus, gue ketemu ketek rangers imbisil yang unyu imut menggemaskan. Mereka temen ribut dan rusuh gue. Gue, Fadil, Ida, Ichang ujan-ujanan ke rumah Ichang setelah gagal dapet tiket AFA, hahaha.
September. Pertengahannya, gue ulang tahun. Gue traktir Ichang, Ida, Fadil, Ketek, Damar, dan dia nonton Resident Evil. Pulangnya, gue bareng dia berduaan dulu. Gue inget, gue masuk ke toko mainan di elos sama dia, lalu ngerusuh. Ternyata gue sama dia suka banyak hal yang sama. Dari Kingdom Hearts, sampe Final Fantasy. Dia pulang nebeng gue yang dijemput ortu, dan gue jadi lebih ngerti tentang dia. Besoknya, gue jadian dengan awkward. Dia orang yang berhasil ngambil celah.
September, UTS pertama di Smanti. Nilainya bener-bener mengenaskan. Cuma beberapa yang lolos KKM. Gue sampe nangis tentang nilai gue, dan gue curhat ke dia sampai gue tenang.
Oktober, ada sesuatu yang ga mau gue ceritain, tapi gue bakal selalu inget setiap detail dari bulan ini.
November, Fesskal. Sejak bulan ini, dia berubah. Dia mulai pergi, tapi dia ga tega. Gue tau, tapi gue belum ngerti apa yang bikin dia pergi perlahan-lahan.
Desember, dia bener-bener pergi. Dia ninggalin gue yang lagi ancur gara-gara khawatir sama nilai rapot dan gue lulus LIA atau ga. Dia ninggalin gue, padahal dia yang nyemangatin gue buat coba ikut olimpiade kebumian. Dia yang jadi alasan gue berubah. Di sini, gue belajar kalau gue ga harus ngorbanin apapun. Harusnya gue bisa nahan diri sedikit. Gue juga ga bisa bergelayutan sama dia terus. Gue harusnya bisa nahan perasaan gue. Kalau terlalu banyak ngorbanin, terlalu banyak perasaan, nanti bakal cape.
Berhari-hari gue curhat sambil nangis ke dua orang; Ichang sama Uli. Dua-duanya ngasih pelajaran yang bisa gue simpen.
For 2012, thanks for everything. Thanks for the bitter and the sweet pain. I'll always remember this year. Promise.
Scumbag Hime
Labels: everything, live your life
Lihat, Anak itu Lulus LIA tapi Alaynya Minta Ampun! ON 12/20/2012 AT 6:33 AM
Hai semua~
Gue lagi bahagia :'> Kenapa? Ayo tanya, kenapa? AYO TANYA!
Nah, gitu dong. Gue lagi bahagia karena akhirnya sekelas LIA selesai melakukan oral test (enggak, bukan oral test di dokter gigi atau oral jenis
itu yak) yang membutuhkan presentasi dan paper yang super duper ultra mega nista. Dan bagi mereka, hari ini hari pengambilan nilai. Gue masih mesti susulan WT :") Ayo semangat cemand-cemandh!
Hari Selasanya, setelah selesai presentasi, satu kelas ngerencanain mau nonton. Sebenernya udah direncanain sejak presentasinya Teh Fina. Melalui broadcast message. Iya, broadcast message, kece kan? Enggak sih, ga sekece itu. Jadi, semuanya ngetik di hp Almer, di dalam thread sms Almer sama Aska. Terus hp Almer dioper-operin, supaya semuanya bisa ngeliat. Dan emang kita anak polos, pas nyampe di Rafi, si Rafi mencet tombol
send sodara-sodara! Iya, tombol
SEND! Jadilah pesan berantai bejibun nista itu sampai di HPnya Aska. Isinya kira-kira kaya gini lah:
Eh besok nonton yuk Ayo ayo aja gue mah AYO BANGET!!!! Kata Alya, gue sih terserah, Kata Miko, jangan besok, gue ga bisa Kata Bhima, ayo, ajak yang lain..........(anggap aja di sini ada apa sebanyak lebih dari 140 karakter).....Okesip
Dan pesan nista itu pun terkirim, membuat gue, Almer, dan Aska ketawa kenceng banget sampe-sampe Mr. Edwin turun tangan menenangkan tiga manusia aneh ini. Lalu diputuskan semuanya jadi nonton. Dan tau ga zeeeh elooooh? Masa gue yang jadi humasnya???? Dengan alasan yang jleb lagi.
"Lu kan baru aja jadi jomblo, jadi pulsa lu pasti banyak kan?"--Aska, 15 tahun, masih pake hp flip. ITU JLEB SODARA-SODARA. Lalu, tinggallah gue sendirian, dengan kertas berisi nomor hampir seluruh siswa HI-4 yang kuecueh ini.
Malemnya, gue jarkomin aja ke semua anak yang presentasi tadinya. Tiba-tiba gue teringat seseorang. Seseorang yang pernah menjadi korban kenistaan blog ini. Yak, Hasyimi. Akhirnya gue ajak juga itu manusia satu. Jadilah gue jarkomin ke Caleuy, Teh Fina, Aska, Bhima, Miko, Rafi, Almer, dan Hasyimi. Dan gue ga punya nomor yang lain huhuhu T^T Gue jarkomin. EN YU NO WHAT? HASYIMI GA BALES SMS GUE HUHUHUHUHUHUHUHU Potek lagi deh gue :")
Besoknya, kita ngumpul di elos jam 2. Kenapa Elos? Supaya PaHe ceunah. Padahal gue baru nyadar, beda tiket Boqer sama Elos cuma goceng. Iye, goceng. Tapi lumayan tauk, segitu bisa buat beli burger di Kaefce. Gue dateng setelah Almer dan Aska. Lalu kita menggila di foodcourt sebagaimana yang dilakukan oleh manusia nista lainnya. Lalu datanglah Caleuy, dan disamperin oleh Bhima
yang abis beli Hot Wheels. Kita ngebahas bentar (karena yang udah pasti nonton cuma 5 manusia kuecueh nan mempesona ctar membahana ini). Gue sama Caleuy ikut aja pada mau nonton apa. Aska sama Almer apapun selain 5 cm. Akhirnya kita memutuskan untuk nonton Silent Hi-- OH IYA BHIMA. Bhima langsung menolak mentah-mentah pas ditawarin nonton Silent Hill. Mungkin dia trauma liat presentasi si Hasyimi, bhahaha. Akhirnya kita semua nonton The Hobbits.
Setelah membeli tiket, kita memutuskan untuk ngalay sebentar di TimeZ*ne. Iye, ngalay. Jadi ceritanya, tadinya kita mau naikin Bhima ke kereta yang buat anak kecil itu. Ngahaha. Abis itu, kita ke Kaefce, nunggu sampai filmnya mulai. Dan taunya pas kita ke bioskop, filmnya udah mulai. Dan sedihnya sebagai jomblo, yang beli Pop Corn sama minum cuma Aska. Sedih :") Akhirnya kita nonton dari jam 3 sampai jam 6 (namanya juga LOTR, pasti 3 jam lah) abis itu pulang~ Lain kali kita ngalay lagi ya, anak HI-4 bhahaha.
Labels: everything, friends, live your life
ON 12/16/2012 AT 7:50 AM
Because everything change so fast, 'til it makes your sight blind.
.
And patiently I'm watching how world changes, waiting until it changes into the old times again.
.
.
Thank you for the three times 16s, yi.
.
.
.
Jadi, gue abis mengalami, you know, patah hati (lagi). Iye iye, udah ketebak kan? Lalu gue fudul blog ini sampai ke post jaman dulu yang isinya alay gileee. Berarti blog ini udah jadi saksi dari betapa seringnya gue patah hati, tapi gue bisa bangkit lagi dan masih sayang sama mereka yang udah berhasil ngancurin hati gue (apalagi yang sekarang. Pengorbanannya... /ga /lebay) So, why not? I could still awake, or make my heart stops beating. But no! Gue ga selebay itu.
Gue masih punya masa depan. Gue masih punya cita-cita. Masa cuma diputusin doang gue langsung down dan nangis selebay itu. Gue masih punya temen-temen. Gue masih punya banyak to-do-list buat kehidupan gue nanti. Gue masih punya rencana, gue masih punya banyak hal. So why do I cry? There's still a lot of things to be thanked.
Dan btw, gue nulis ini sambil nangis. Entahlah, sekarang kayanya gue mau ketawa lagi.
Makasih buat semuanya. Sepertinya sekarang gue bakal istirahat dari dunia percintaan di realita. Hak hak hak. /ga
Scumbag Hime
Labels: everything, live your life, love, spam
F.R.I.E.N.D.S ON 12/14/2012 AT 6:03 PM
 |
| L to R: Ida, Gue, Fadil |
Oke, sebenernya gue dulu pernah bilang betapa ansosnya gue kan? Iye gue ansos, tapi gue masih punya teman sebagai (ekhem) tempat untuk bersandar. Oke, mari kita kenalan sama temen gue yang ngunyu-ngunyu ngimut-ngimut.
Fadil: Uke universal paling uke yang pernah gue kenal. Muka sama sikapnya uke tingkat dewa. Kenal dengan cara yang awkward, dia nanya kalo gue suka yaoi di twitter. Dan itu semua karena gue ngomongin yaoi sama seseorang yang bernama Catarina pas kumpul triple -_-V Penggemar berat Rukia Kuchiki dan mengaku sebagai kembaran Death the Kid. Mukanya polos, isinya masih kalah polos daripada gue .-. Calon anak IPS, amin (nih gue aminin nih dil)
Ida: Cewe Belieber dan Gleek tingkat dewa. Ngomongnya ceplas ceplos, tapi lebih ceplosan gue kayanya. Pembenci geografi dan matematika. Riweuh dan asik diajak ketawa. Lebih milih kelas IPS karena paling benci sama itungan. Manusia paling kopet diantara temen-temen gue. Iya, kopet. KOPEEEEETTTT.
Catarina: Cewe berkacamata tempat curhat gue. Sepertinya se-ansos gue wkwk. Penggemar berat v-kei dan Ichigo Kurosaki. Semi-otaku, tapi kalau soal visual kei dia dewanya. Kenal dengan cara yang ga kalah awkward sama Fadil: ngeliat gue ngeluarin binder gue yang ditempelin bekas bungkusan gambar Bleach, terus teriak, "LU SUKA BLEACH?"
Ichang: Sahabat gue dari dulu. Pemecah masalah percintaan dan pergaulan gue :") Yah, dia sering jadi korban kenistaan tulisan gue di blog ini, jadi kayanya lu udah tau dia wkwkwk.
Sebenernya masih banyak temen gue sebagai tempat bersandar ._. Tapi... mereka yang paling deket sama gue. Mereka itu imbisil berketek kamper (iya, ini gue yang nemuin namanya. Makasih makasih) Mereka bener-bener enak diajak curhat. Aku sayang kalian ketek imbisiiiillll :**** /ga gitu
Labels: everything, friends, live your life
@rettrosmanti ON 11/26/2012 AT 7:22 AM
 |
| Anjir, gue yang unyu unyu imut imut dimana? -.- |
Dari kiri ke kanan
Bawah: Fadil, Hap, Arip, Ryan, Didiet, Moyo
Baris 2: Gue -_-, Fira, Fika, Keshia
Baris 3: Karima, Dhita, Rira, Sepi, Hani, Risna, Anis, Husnun, Maya, Gitta, Sopi
Baris 4: Mulia, Riesa, Unta, Ayu, Nadira, Ratnad
Yang ketutupan tangan Andryey: Rani
Muka putih yang ngadep ke atas yang barisannya ga jelas: Ule
Atas: Kimau, Hario, Faiz, Zahran, Driyey
Meet Rettrosmanti! This is my new family. Smantiboo's X-2 yang kata guru paling riweuh tapi paling asyik dan kompak :* Wali kelas kita? Bu Christ guru Geografi dengan Ptolomeus-nya yang khas wkwkwk (Dan semenjak gue tau wali kelas gue guru geo minat gue ke IPS naik 20% ._.V) Motto kita?
You'll never get remedial alone! Terbukti dengan ga ada yang remed sendirian. Pasti lebih dari satu. Duaan atau tigaan.
Yang paling khas adalah keriweuhan di whatsapp. Yang tadinya bahas pr atau tugas apa aja, tiba-tiba jadi dunia lain atau nge-bully Hap (ini ga patut dicontoh) atau
ekhemguemenelinuleekhem. Whatsapp gue jadi jarang sepi gara-gara grup Rettro, wkwkwk.
Ga kerasa gue udah satu semester
remed bareng sekelas bareng Rettro. Dari gue si absen satu -.- sampai Unta penerima absen 34 sebagai anak terakhir di Rettro (ga kok, ga buangan). Oke, abaikan. Gue males ngenalin satu-satu sebenernya ._. Tapi yang pasti baik-baik semua kok, ga ada yang gigit. Suwer! Udah baik-baik, jenius semua lagi. Apalagi gu... oke ini hiperbola.
Pokoke, gue sayang lu ber-33, Rettro! Jaga kekompakan kita ;) Lopyu~!
P.S. Ayo Rettro! Semangat tugas! Semangat UH! Semangat UAS! Sukses Rettro!! We'll never get remedial anymore, Amen~
Scumbag Hime
Labels: everything, friends, live your life
For My Dear Self ON 11/21/2012 AT 6:04 PM
Don't disappoint everyone who brings you happiness.
Don't make too many promise to yourself, because you're just so weak until everyone can feel your bone.
Don't cry under the moonlight.
Don't disappoint them, don't disappoint yourself.
Promise me,
You can be stronger than your look.
Promise?
.
.
.
A. Putri Mirauli
Labels: everything, live your life, spam
Awenire ON 11/16/2012 AT 7:01 AM
"All part of the frightening concept called our future."
—Troy Bolton, High School Musical 2
Yap! I fear future so bad. Maybe everybody who already knows me never see how much I fear my future. But, dude, this is my nightmare. Future.
Some people says I'll have a good future. Deep in my heart, I ask them, "Really? Do you know that I'm very pessimist about your words?" If only I can ask them what makes them saying that. I... I don't know! Each pessimistic word they say to me makes the future looks more frightening in my eyes.
Let me judge myself here. I'm a really lazy girl. Too lazy to do things that I have no mood to do. Although I still do my tasks wholeheartedly, I'm tired of my own tasks. It's like, the task rape me. I've cried a lot because of how much task I could get in one day. I hate this feeling! It's not only about how lazy I am, but also how tired I am.
And then, let's see my score. I'm the ones who very careless in this case. I get what I get. I have no time to talk to my teacher to boost my score. Besides, they'd be very tired handling my complain. So I just sit calmly, let everybody go, and do the negotiation.
But my score is inappropriate. I've fought everytime, but I loose. Well, I cheat sometimes. I'm not the pampered type who text all of her friend, asking the answer of 70% of the test. So what, at least I'm still trying to do it by myself. When I saw my physics score was very far away from expectation, I wanted to cry. I've done my best. It should be 90, if I checked manually by myself. And guess what? DUMBS GOT 90! Still, I wanted to cry until now. I wish living like this is only a dream.
For my future, I'll take social class (yes, I know. I hated social subject and my social subject's score is so... dumb), go to communication class in college, and work in a TV station (VOA if I can, amen). I'll be reading news in every TV, watched by millions, and that's my dream when I was a little girl. Or maybe, I'll act in a play. I really want to play a musical play. If I can, I'll play in American Idiot, act as Whatsername, amen.
But look at me now. Can I?
Scumbag Hime
Labels: everything, live your life
Komplemen ON 11/08/2012 AT 7:31 PM
Yang satu ingin melanjutkan, yang satu menolak mentah-mentah.
Yang satu mengumbar janji, yang satu menunggu bagai imbisil.
Yang satu mencintai masa lalu, yang satu bermimpi akan masa depan.
Yang satu ingin terbang bebas, sedangkan yang satunya lagi terlalu sayang untuk melepas.
Dulu kita, kata mereka, seperti hitam dan putih. Seperti siang dan malam. Seperti terang dan gelap.
Tidak, kita bukan sisi yang berlawanan.
Tapi kita membutuhkan satu sama lain.
Akan ada yang mengganjal jika salah satu dari kita lenyap.
Tidak, kita pun bukan saling bersubstitusi.
Dulu kita, kata mereka, seperti sendok dan garpu. Awan dan hujan. Matahari dan langit.
Mereka terlihat dapat hidup sendiri dengan arogansi.
Tapi tanpa yang lain, mereka buka apa-apa.
Sekarang aku ingin bertanya.
Kita itu apa?
Topeng retak dan muka hancur?
Kita sudah tidak bisa melengkapi satu sama lain,
Itu katamu.
Note: DANG! GUE JADI KAYA GINI GARA-GARA SI SAPI HULK ALAY SAMA TUGAS B.INDO! Orz.
Labels: everything, heck yeah, live your life, love, spam
Dear Love ON 11/04/2012 AT 6:24 AM
Dear Love, what I've done is only an ilussion— I wish.
Dear Love, what I could do now is only crying—though there's no time to do it.
Dear Love, I give it all to you.
Dear Love, rage hold my tears.
Jadi sebenernya perasaan gue gimana? -_-
Pokoknya ini yang terjadi sama gue. Gue adalah manusia yang terlalu haus perhatian. Gue butuh perhatian. Dan gue berhasil bikin dia ga nyaman. Yah, gimana lagi, gue serahin aja deh hubungan gue ke dia. Kalo lanjut ngomong, gue pasti dibilang egois. Ga lanjut, dibilang diem. Yaudah gue ngalah deuh. Gue ngalah sama plot dia lagi. Cape hati mulu. Sepertinya cape hati adalah dua kata yang tepat buat ngedeskripsiin perasaan gue sekarang.
Jadi, gue lagi cape hati.
Yaudah gue ngalah deh.
Gue cape ngeluarin sarkasme sambil ngebasahin muka gue.
Gue cape.
@scumbaghime
Labels: everything, live your life, love, spam
Am I Alive? ON 10/08/2012 AT 8:23 PM
I don't know what to say now. I'm just... I don't want to thank because I live. How could I thank someone if I am living a hell?
Having strict rules on the school, an important part of me make a stupid fucking strict rules, adding the stupid rules I'm living. Like... everything is not enough. I couldn't live this life like another teenager in my age. Oh God, I want to thank you, but... this? I'm in ruins now. I keep being tied by these strict rules. Hey, I've grown up! How could I grow up if everybody keep untrusting me, like I'm a toddler? HEY I'M ALIVE BITCHES!
Am I alive? I need my rainbow now.
@Scumbaghime.
Thank you Hulk. You're the only calming rain I've ever known.
Labels: everything, live your life, spam
Oh Life, Oh Real World ON 10/05/2012 AT 9:12 PM
Jadi... halo dunia! Gue stres dijejelin tugas, jadi sekarang gue bakal nulis di sini sebagai bentuk pelampiasan. Sebelumnya, gue mau ngomong. Dunia itu kejam. Apalagi yang nyata.
Gue stres. Iya, itu dari dulu. Gue stres karena pelajaran. Nah, ini baru banget. Baru setelah gue masuk SMA gue jadi stres gara-gara pelajaran. Maksud gue... ga sreg lah. Sejak kapan fisika gue dapet di bawah KKM hah? Sejak gue masuk SMA~! Rasanya mau guling-guling di balkon sampai dasar lantai lalu gali tanah lalu ngais tanah. Hueeeee~! Belum ngurusin beberapa hal, dan beradaptasi sampai gue 100% berhasil beradaptasi, baik secara fisiologi, morfologi, dan behavioral. Di bagian ini, dunia jahat. Gue ga tau mau adaptasi sampai kapan. Apalagi sama bahasa yang masih bener-bener ga gue pelajarin dari dulu.
Terus... ah! Dalam jangka kurang dari 2 bulan, hidup gue udah berubah lagi. Iya. Ini wow. Gue yang dulu ngegalauin hasyi... iya, barang itu, sekarang udah nyoret barang itu dari daftar korban galau. Dan gue ga bisa galau lagi. Bukan ga bisa, tapi emang ga tau apa yang perlu gue galauin? Toh, semuanya udah berubah.
Udah, langsung poin dari paragraf banyak omong di atas. Gue mau nyeritain (atau ngedeskripsiin?) tentang seorang Hulk yang unyu unyu
minyi minyi. Dia pernah jadi korban curhat gue kok. Dan, emang dia paling sabar ngehadapin curhat super duper ultra mega galau gue sih. Dunia emang baik di bagian ini. Gue akhirnya sembuh dari sindrom yang jarang banget nimpa gue, move on lama, dan kembali ke diri gue sendiri. Cepet move on. Dan Hulk berhasil ngambil celah. Makasih Hulk :))
Hulk itu orangnya baik,
ngunyu, dan asik. Enggak kok, dia bukan manusia hijau lumut berukuran baju XXXL yang lari-lari di jalan dengan kolor yang nutupin itunya. Dia emang berbaju besar, tapi dia asik diajak ngobrol, termasuk curhat sampai bisa nenangin gue yang lagi emosi tingkat dewa. Ga cuma nge-graaaoooo sambil lari-lari di jalan. Dan dia perhatian. Banget. Gue masih oke lah, asalkan keponya dia ga sefrontal tingkat dewa yang semenit semenit nanya "Lagi apa?" "Dimana?" " Sama siapa?". Ga lah, dia mah oke.
Dan lu tau, Hulk adalah tokoh utama dari post gue yang berjudul Namida. Oke, cuma ngasih tau.
Oke, jadi apa maksud post gue yang ini? Dibalik kejamnya dunia, masih ada manisnya kok. Walaupun kadang manisnya bikin sedikit pahit, tapi tetep aja. Itu manis.
"So now just living like this
Just that is a miracle"
HIGH and MIGHTY COLOR - RIIARU WAARUDO
Terima kasih sudah memberikan yang manis, yi :)
@scumbaghime
Labels: everything, heck yeah, live your life, love
Pute Sudah Besar ON 10/01/2012 AT 6:51 PM
Iya, judulnya absurd. Tapi emang gitu. Gue udah besar. Buktinya porsi makan gue nambah (walaupun berat gue ga nambah-nambah. Emang gue ditakdirin jadi manusia unyu dan mungil kali ya?). Ga, gue ga niat pamerin porsi makan gue.
Gue mau pamer kalau... gue udah anti galau :D Selamat kehilangan kegalauan, Pute~ Semoga lu selalu kaya gini, ga galau~ Ciye yang perasaannya ter...*sinyal hilang*
Eh, ga deh, ternyata gue masih suka galau, walaupun kegalauan gue udah terobati.
Jadi... intinya, gue... masih bocah :)
Labels: everything, live your life, love, spam
ON 9/12/2012 AT 8:58 PM
Masalahnya bukanlah "bisakah kau tertawa lagi?", tetapi "maukah kau tertawa lagi...bersamaku?"
Labels: everything, live your life, spam