Scumbag's




✿ TWITTER 1
✹ TWITTER 2
✖ TUMBLR
+
+
Re:Ache ON 4/15/2013 AT 8:45 PM
Jadi gue adalah pemain osu!mania sejati yang selalu dapet B, A, atau S di level easy atau medium. Ga pernah dapet double S. Rajin? Kayanya lebih ke depresi, tapi iya, gue anak rajin. Rajin buka laptop, terus ngosu, terus nonton film/anime, terus makan, terus tidur, terus bangun, dan terjadilah siklus. Mungkin bahasa latin dari siklus ini adalah Putetus sangatus keboisme.

Tapi maksud dari post ini ga nyambung sama yang di atas. Itu cuma pemanasan. Gue mau curhat lagi sekarang. Awwww, Pute sekarang curhat lagi hobinya _(:"3

Jadi, karena kedua penyebab gue galau adalah siswa (atau siswi? Entahlah, pantas untuk diragukan) kelas 12 SMA, gue sebagai jomblo budiman akan ditinggalkan dalam jangka waktu kurang dari 3 bulan lagi. Emang sih, yang namanya jaman sekarang udah ada yang namanya pidio kol, bisa pake skaipi, kakao talk, lain, wasap juga 5 tahun lagi mungkin bisa pidio kol. Sayangnya ... mereka anti begituan. Yang satu ga niat beli hp, yang satu lagi terlalu stoik, jadinya hobinya mingkem dan mendem di rumah ga pake komunikasi. Uwoh. Sebenernya gue ga peduli sih.

Waktu hari Kamis, entah emang budaya Smanti sangat mendukung misi mulia gue dengan titel "Modus" atau emang gue yang kesengsem dan kegeeran, ada acara salam-salaman. Karena mau UN, yang kelas 12 berencana sungkem ke angkatan di bawahnya. Tapi apa daya, kaki adek kelasnya bau semua walaupun bulunya udah dicukur pake vit, jadinya cuma salam-salaman. Lumayan kali buat modus. Misalnya si anak kelas 12 cowo naksir adek kelas 10 cewe. Waktu salam-salaman, dia ngomong, "Eh, ade, tangannya alus ya? Pake hand cream ya, de?" sambil ngelus. Karena takut, si ade kelas ngomong, "E-eh? I-iya, a, aku pake hand cream." Dan elusan si kakak berkelanjutan hingga ke dada sampe akhirnya dia di bawa ke UKS perihal sakit jiwanya.

Oke, lanjut. Jadi, dengan wajah girang (walaupun gue akhirnya menyadari hari itu si hasyimi ga masuk. Ga peduleeeh~) dan semangat modus putraerae, gue ikut acara salam-salaman. Biar ga malu, gue nyeret tiga kawan kriminal gue; Ichang, Fadil, sama Ida. Akhirnya gue salam-salaman dengan khusyuk dan senyum yang super duper tulus kecuali kalo lagi cape.

Tibalah saatnya gue salaman sama si bukan hasyimi. Kokoro gue doki doki (trensletan: deg-degan). Njir, gue mikir. Kenapa gue harus doki doki di saat gue udah nyaris mup on. Sungguh, nak, tadinya gue nyaris mup on full ke si Saki Giichi, tapi begitu menyadari dia nun jauh di Nihon sana dan ga nyata, gue pasrah mengosongkan hati gue. Lalu gue memberanikan diri untuk salaman. Dan terjadilah permodusan. Ga separah contoh di atas sih, hanya sekedar dia minta maaf.

Dan gue ... kesengsem. Oh, btch pls, kenapa gue mesti kesengsem sama gitu doang. Rasanya mau terbang, tapi abis itu gue jatoh di atas tiang listrik. Ketusuk, terus kesetrum. Naas. Setidaknya dia menyebut potongan gue lah, jadi gue berusaha ga kesetrum di penggambaran tadi.

Malamnya, gue masih kesengsem. Bahkan gue sampe kaya dulu. Sedikit meneteskan air mata. Oh sht gue galau dan gue (sudah) tidak menikmatinya! Gue galau, dan gue tiduran. Percayalah, tiduran tanpa merenung mampu menghilangkan kegalauan. Sayangnya gue merenung. Jadinya gue galau dah.

Entah kenapa malam itu, gue malah berpikir apa kabar dia dan sudah siapkah dia menghadapi UN. Kasihan. Dasar jomblo pemikir mantan. Gue menggalau, haruskah gue nanya dia? Dan akhirnya gue sms dia, ngucapin  selamat UN. Terkirim. Dan terbalas. Dan tadinya gue mau ngelanjutin sampe kangen gue kebales. Tapi ... ya ... siapa gue?

Jadilah gue tertidur, dengan sedikit plong di hati.

Entahlah, kayanya gue emang masih sayang dia. Ouch, tsundere abis gue. Aouch!

Hurts,

Rae

Labels: , ,


0 CHEONSA

PLEK! ON 3/08/2013 AT 8:53 PM
Oh, playlist di WMP emang nista ya. Kalo lu mau move on terus lu buka WMP terus di-shuffle, pasti lagu yang ngajak lu buat move on melulu yang keputer.


"For dear ... I’ll never forget
For dear ... The strong, passionate love you gave me"

"It's your lie, tell it how you like


Small minds tend to think alike
"

"I hold my breath and close my eyes and...

Dream about him
Cause he's 2000 light years away"

"So, we're certainly not sad, so, you certainly won't cry,

And so, even as our old selves exchange farewells,
I won't cry, either."

"'I love you...'

From tomorrow until yesterday, it should've been the same."

"I think they found another cure
For broken hearts and feeling insecure"

"I can never again put on 
That secret heart"

"Love conquers every time

When two hearts come to collide"

"And I,don't wanna know if you are lonely"

"Without pardon the time flowing, 
it cannot change, because you had forgotten"

But still ...

My beating heart belongs to you


All songs belong to H&MC or Green Day.

Labels: , , , ,


0 CHEONSA

Between Puppy Love, Triangle, and Karma ON 2/05/2013 AT 6:02 PM
"It's a wonderful thing being loved."
Pertama, silahkan skip post ini jika Anda benci galau dan essay. Iya, gue kangen bikin essay sambil ngegalau karena partner sekelompok gue dalam pembuatan essay adalah Hasyimi dan waktu itu gue dalam keadaan ... okesip.

Pertama kali gue denger quote ini, gue langsung mikir, ini bener sih kayanya. Iya, emang ini nge-jleb di gue. Dicintai memang hal yang indah. Tapi kalau ga ada yang keliatan mencintai kita? Dan kita mencintai seseorang dalam kadar yang tinggi dan orang yang kita cintai ga pernah akan mencintai kita (lagi)?
Iya, gue masih mencintai seseorang itu. Dan dia besok TO hari ketiga. Semangat ya, Hasyimi! Iya, Hasyimi. Udah pernah gue ceritain 'kan? Oh well, biar gue ceritain dalam satu kalimat tanpa napas. Waktu itu gue suka Hasyimi dan seseorang suka sama gue, lalu gue jadian sama si bukan Hasyimi, tapi kesimpulan yang diambil Hanacchi emang bener sih, kalo gue masih suka sama Hasyimi, tapi perasaannya bukan mencintai. Gue berhutang sama lu, Hanacchi. Dan gue menyia-nyiakan quote di atas; "Dicintai adalah hal yang indah (jadi jangan disia-siakan)".

Ini hebat. Dua "musim" berlalu dan gue masih suka sama si Hasyimi. Memang orangnya menarik, dan gue tetap suka sama dia ... walaupun udah ga mungkin gue bisa selesai ngejar dia. Oke, cerita satu kalimat lagi. Hasyimi waktu itu tau kalau gue suka sama dia dan dia perlahan ngejauhin gue lalu si bukan Hasyimi ngomong kalau Hasyimi udah suka -- bukan suka lagi, tapi htsan -- sama seseorang. Ya, nge-jleb lagi. Dan sekali lagi, harusnya gue ga menyia-nyiakan perasaan si bukan Hasyimi. Gue emang beneran punya perasaan sama dia (awas kalau masih ada yang mempertanyakan) tapi perasaan gue ke Hasyimi susah ilang. Serius. Gue bener-bener sakit hati waktu gue harus pisah sama si bukan Hasyimi.

Mungkin itu karma? Mungkin sih. Alasan gue pegat sama mantan gue sebelum si bukan Hasyimi adalah karena gue mulai punya perasaan sama si Hasyimi. Dan gue menyembunyikannya. Dan gue pisah sama si bukan Hasyimi dengan alur sama persis. Kayanya dia udah ga punya perasaan sama gue sebelumnya. Dan dia pegatin gue (kalau yang tadi beneran) dengan nyembunyiin alasan yang logisnya. Well, kalau aja ga ada Hasyimi, ada dua kemungkinan alur yang mungkin bakal muncul: "gue masih sama yang sebelumnya (mungkin)" dan "gue ga akan ketemu sampai punya perasaan sama si bukan Hasyimi".

Memang sih, berkat Hasyimi gue jadi kaya gini. Gue punya temen deket yang merupakan temen deketnya Hasyimi. Ga deket sih, cuma temen curhat. Gue nyimpen perasaan sama si bukan Hasyimi; terima kasih kepada segelas jus alpukat dan cara mencatat pelajaran ips yang baik dan benar. Gue jadi memperjelas mimpi gue; gue jadi pengen masuk ke kelas ips setelah ngeliat betapa kriminalnya dia oke ini ga nyambung.

Ada banyak hal yang dapat gue pelajari dari pertemuan gue dengan Hasyimi. Dan ada banyak resiko dari komitmen gue. Kesimpulan dari essay ini adalah ... ini bukan essay. Sekian :)

Labels: , ,


0 CHEONSA

ON 12/16/2012 AT 7:50 AM
Because everything change so fast, 'til it makes your sight blind.
.
And patiently I'm watching how world changes, waiting until it changes into the old times again.
.
.
Thank you for the three times 16s, yi.
.
.
.
Jadi, gue abis mengalami, you know, patah hati (lagi). Iye iye, udah ketebak kan? Lalu gue fudul blog ini sampai ke post jaman dulu yang isinya alay gileee. Berarti blog ini udah jadi saksi dari betapa seringnya gue patah hati, tapi gue bisa bangkit lagi dan masih sayang sama mereka yang udah berhasil ngancurin hati gue (apalagi yang sekarang. Pengorbanannya... /ga /lebay) So, why not? I could still awake, or make my heart stops beating. But no! Gue ga selebay itu.

Gue masih punya masa depan. Gue masih punya cita-cita. Masa cuma diputusin doang gue langsung down dan nangis selebay itu. Gue masih punya temen-temen. Gue masih punya banyak to-do-list buat kehidupan gue nanti. Gue masih punya rencana, gue masih punya banyak hal. So why do I cry? There's still a lot of things to be thanked.

Dan btw, gue nulis ini sambil nangis. Entahlah, sekarang kayanya gue mau ketawa lagi.

Makasih buat semuanya. Sepertinya sekarang gue bakal istirahat dari dunia percintaan di realita. Hak hak hak. /ga

Scumbag Hime

Labels: , , ,


0 CHEONSA

Komplemen ON 11/08/2012 AT 7:31 PM
Yang satu ingin melanjutkan, yang satu menolak mentah-mentah.
Yang satu mengumbar janji, yang satu menunggu bagai imbisil.
Yang satu mencintai masa lalu, yang satu bermimpi akan masa depan.

Yang satu ingin terbang bebas, sedangkan yang satunya lagi terlalu sayang untuk melepas.

Dulu kita, kata mereka, seperti hitam dan putih. Seperti siang dan malam. Seperti terang dan gelap.
Tidak, kita bukan sisi yang berlawanan.
Tapi kita membutuhkan satu sama lain.
Akan ada yang mengganjal jika salah satu dari kita lenyap.
Tidak, kita pun bukan saling bersubstitusi.

Dulu kita, kata mereka, seperti sendok dan garpu. Awan dan hujan. Matahari dan langit.
Mereka terlihat dapat hidup sendiri dengan arogansi.
Tapi tanpa yang lain, mereka buka apa-apa.

Sekarang aku ingin bertanya.
Kita itu apa?
Topeng retak dan muka hancur?

Kita sudah tidak bisa melengkapi satu sama lain,
Itu katamu.

Note: DANG! GUE JADI KAYA GINI GARA-GARA SI SAPI HULK ALAY SAMA TUGAS B.INDO! Orz.

Labels: , , , ,


0 CHEONSA

Dear Love ON 11/04/2012 AT 6:24 AM
Dear Love, what I've done is only an ilussion— I wish.
Dear Love, what I could do now is only crying—though there's no time to do it.
Dear Love, I give it all to you.

Dear Love, rage hold my tears.

Jadi sebenernya perasaan gue gimana? -_-

Pokoknya ini yang terjadi sama gue. Gue adalah manusia yang terlalu haus perhatian. Gue butuh perhatian. Dan gue berhasil bikin dia ga nyaman. Yah, gimana lagi, gue serahin aja deh hubungan gue ke dia. Kalo lanjut ngomong, gue pasti dibilang egois. Ga lanjut, dibilang diem. Yaudah gue ngalah deuh. Gue ngalah sama plot dia lagi. Cape hati mulu. Sepertinya cape hati adalah dua kata yang tepat buat ngedeskripsiin perasaan gue sekarang.

Jadi, gue lagi cape hati.
Yaudah gue ngalah deh.
Gue cape ngeluarin sarkasme sambil ngebasahin muka gue.
Gue cape.

@scumbaghime

Labels: , , ,


0 CHEONSA

Oh Life, Oh Real World ON 10/05/2012 AT 9:12 PM
Jadi... halo dunia! Gue stres dijejelin tugas, jadi sekarang gue bakal nulis di sini sebagai bentuk pelampiasan. Sebelumnya, gue mau ngomong. Dunia itu kejam. Apalagi yang nyata.

Gue stres. Iya, itu dari dulu. Gue stres karena pelajaran. Nah, ini baru banget. Baru setelah gue masuk SMA gue jadi stres gara-gara pelajaran. Maksud gue... ga sreg lah. Sejak kapan fisika gue dapet di bawah KKM hah? Sejak gue masuk SMA~! Rasanya mau guling-guling di balkon sampai dasar lantai lalu gali tanah lalu ngais tanah. Hueeeee~! Belum ngurusin beberapa hal, dan beradaptasi sampai gue 100% berhasil beradaptasi, baik secara fisiologi, morfologi, dan behavioral. Di bagian ini, dunia jahat. Gue ga tau mau adaptasi sampai kapan. Apalagi sama bahasa yang masih bener-bener ga gue pelajarin dari dulu.

Terus... ah! Dalam jangka kurang dari 2 bulan, hidup gue udah berubah lagi. Iya. Ini wow. Gue yang dulu ngegalauin hasyi... iya, barang itu, sekarang udah nyoret barang itu dari daftar korban galau. Dan gue ga bisa galau lagi. Bukan ga bisa, tapi emang ga tau apa yang perlu gue galauin? Toh, semuanya udah berubah.

Udah, langsung poin dari paragraf banyak omong di atas. Gue mau nyeritain (atau ngedeskripsiin?) tentang seorang Hulk yang unyu unyu minyi minyi. Dia pernah jadi korban curhat gue kok. Dan, emang dia paling sabar ngehadapin curhat super duper ultra mega galau gue sih. Dunia emang baik di bagian ini. Gue akhirnya sembuh dari sindrom yang jarang banget nimpa gue, move on lama, dan kembali ke diri gue sendiri. Cepet move on. Dan Hulk berhasil ngambil celah. Makasih Hulk :))

Hulk itu orangnya baik, ngunyu, dan asik. Enggak kok, dia bukan manusia hijau lumut berukuran baju XXXL yang lari-lari di jalan dengan kolor yang nutupin itunya. Dia emang berbaju besar, tapi dia asik diajak ngobrol, termasuk curhat sampai bisa nenangin gue yang lagi emosi tingkat dewa. Ga cuma nge-graaaoooo sambil lari-lari di jalan. Dan dia perhatian. Banget. Gue masih oke lah, asalkan keponya dia ga sefrontal tingkat dewa yang semenit semenit nanya "Lagi apa?" "Dimana?" " Sama siapa?". Ga lah, dia mah oke.

Dan lu tau, Hulk adalah tokoh utama dari post gue yang berjudul Namida. Oke, cuma ngasih tau.

Oke, jadi apa maksud post gue yang ini? Dibalik kejamnya dunia, masih ada manisnya kok. Walaupun kadang manisnya bikin sedikit pahit, tapi tetep aja. Itu manis.


"So now just living like this
Just that is a miracle"

HIGH and MIGHTY COLOR - RIIARU WAARUDO

Terima kasih sudah memberikan yang manis, yi :)

@scumbaghime

Labels: , , ,


0 CHEONSA

Pute Sudah Besar ON 10/01/2012 AT 6:51 PM
Iya, judulnya absurd. Tapi emang gitu. Gue udah besar. Buktinya porsi makan gue nambah (walaupun berat gue ga nambah-nambah. Emang gue ditakdirin jadi manusia unyu dan mungil kali ya?). Ga, gue ga niat pamerin porsi makan gue.

Gue mau pamer kalau... gue udah anti galau :D Selamat kehilangan kegalauan, Pute~ Semoga lu selalu kaya gini, ga galau~ Ciye yang perasaannya ter...*sinyal hilang*

Eh, ga deh, ternyata gue masih suka galau, walaupun kegalauan gue udah terobati.

Jadi... intinya, gue... masih bocah :)

Labels: , , ,


0 CHEONSA

ON 9/17/2012 AT 7:30 PM
ココロの化学反応式はどこにも載っていない
Kokoro no kagakuhannoushiki wa doko ni mo notteinai

You won't find the equation for the chemical reaction of a heart in a text book

Labels: , , ,


0 CHEONSA

ON 9/11/2012 AT 8:47 PM
Aku tahu aku bodoh. Bersumpah akan sesuatu, lalu berubah 180 derajat, melawan seluruh isi sumpahku. Aku tahu, aku munafik.
Aku hanya bisa menatap layar dan menyunggingkan senyum. Kadang, air mata ikut mengalir. Hanya sedikit, tapi aku menyembunyikannya darimu. Dengan senyum lebar yang dapat menyembunyikan apapun.
Aku selalu menunggu, menunggu bagaikan imbisil. Pikiranku mengatakan kalau aku harus kembali ke realita, tapi hati kecilku mengatakan kalau kau akan datang.
Aku bisa menangis. Menangis menyesali kebohongan yang kuungkapan. Menyesali kata-kata tajam yang keluar dari mulutku. Menyesali sumpah yang kukeluarkan di saat yang lalu. Menyesali bantahan bodoh itu.

Dan sekarang aku hanya bisa menatap belakangmu. Mengharapkan kalau perasaanmu nyata. Dahulu kuharapkan itu semua semu. Tapi...

Entahlah. Toh, sepertinya kau tidak akan pernah benar-benar melakukannya. Tidak akan. Sedangkan aku hanya menusuk hatiku, meratapi darah yang menetes sedikit demi sedikit.

Mungkin satu-satunya yang menjadi saksi perasaan kita hanyalah langit malam. Ya, dia saksiku saat aku menangisimu. Dan kau harus tahu. Kalau aku, sungguh, mencintaimu dan tidak mau melihatmu berbalik dariku.

Terima kasih atas semuanya. Atas tawa kita. Atas keterbukaan kita. Atas apapun di antara kita. Kuharap bumi tidak berputar agar kita bisa terus seperti dulu.

Labels: , ,


0 CHEONSA

Namida ON 9/02/2012 AT 4:39 PM
Ya, ini sebenernya lanjutan dari YOSHA! Lagi, ini tentang kegalauan bocah yang baru pakai putih abu-abu yang labil bangetssszzzz. Pake Z yang banyak.

Jadi, setelah gue smsan sama Hasyimi, gue langsung deket banget sama A. Lebih deket daripada gue ke Teh A sama D. Pertama kali gue kenal sama dia itu dari ekskul teater. Well, Teh A sama D juga teater. Oke, OOT lagi jadinya.

Jadi, sejak nobar bersepuluh Padma, gue jadi makin deket sama dia. Kerjaan gue ke dia cuma satu. Curhat kegalauan gue tentang Hasyimi. Awalnya sih, biasa lah. Ga terlalu deket.
Dan Senin ini merubah segalanya. Gue mergokin Hasyimi pulang bareng cewe. Gue curhat sama A. Awalnya cuma curhat. Lalu dia mulai "memainkan" slogannya. Move on lah ke gue. Lalu seluruh kebun binatang gue keluarin dalam bentuk sms. Dan secara tiba-tiba... caramcamcam! Dia jadi kaya... care gitu ke gue. Dan, inilah kejujuran gue. Dia lebih pffftpedulipffft daripada ekhemnurliekhem. Sumpah. Hahaha.

Lalu gue mulai merhatiin satu hal. Tiap gue ngomong nama asli Hasyimi, dia langsung... entahlah, gue ga tau mau ngomong gimana. Berubah, tapi ga terlalu drastis lah. Rasanya mau terbang ke Cina dan jedotin kepala gue ke Tembok Cina. Ngerasa... ekhembersalahekhem. Lagi, gue jujur. Gue ga pernah ngerasa sebersalah ini. Berkali-kali gue curhat sama D sama Teh A sambil gegulingan salto koprol ampe air mata gue keluar. Gue awalnya cuma nganggep dia main-main. Dan gue masih berharap dia main-main sampe sekarang dan nanti. Sampai sekarang gue cuma nganggep dia sebagai kakak. Dan gue punya pengalaman buruk sama kakak gue. Jadi... ya... gue ga mau kehilangan lagi.

Kata D, jauhin aja. Lah, ini? Gimana bisa. Temen gagalauan gue sekarang cuma dia. Ga tau mau gagalauan sama siapa lagi.
Kata Teh A, ntong galau. Gue gimana ga galau? Rasanya kaya mau jadi uke di fict angst. Oke abaikan.

Dan sampe detik ini, gue masih merasa bersalah sama dia. Dan gue, sebagai bocah tanpa pengalaman dan hobi bergalau ria, ga tau harus dan mau ngapain.

Entahlah. Gue sekarang cuma bisa duduk diam bertopang dagu. Ga tau. Mau. Ngapain.


Scumbag Hime

Labels: , , ,


0 CHEONSA

YOSHA! ON 8/29/2012 AT 6:27 PM
Akhirnya gue bisa nulis di blog lagi :") Sebetulnya gue lagi bikin presentasi biologi sambil belajar buat ulangan ekonomi. Yah, gue tau ini bukan contoh teladan bagi anak-anak di rumah. Tapi gue kebelet. Kebeleeeet banget nulis dan curhat.

Lu tau hasyimi? Kalo ga salah gue ngumpetinnya jadi Me Gusta atau Akira di sini dan ada di salah satu (iya, cuma satu. Percaya deh, gue sebenernya bakal cerita panjaaaaang banget tentang dia) post gue.

Jadi, beginilah ceritanya...
Waktu itu, gue lagi baru aja pegat. Dan gue berusaha untuk mup on. Iya, mup on. Cape tau dua tahun lebih nyangkut di satu hati. Dan gue akhirnya mup on ke anak itu (Hasyimi).

Berbulan-bulan gue kepoin itu anak. Mulai dari nomornya sampe berapa komik ecchi yang dia baca. Gue sampe curhat-curhat ke kakak kelas yang deket sama gue.

Dan, ya, gue ikut teater di sekolah gue yang sekarang, Smanti Bogor. Dan gue berhasil deket sama beberapa kakak kelas. Dua korban senior kegalauan gue adalah Teh A dan A. Iya, yang A doang itu cowo dan gue ga mau ga sudi ga rela ga pewe manggil dia pake 'kak' wkwkwk. Lagi, ini bukan contoh yang baik bagi anak-anak di rumah. Dan gue ketemu temen curhat yang ga satu smp sama gue. Namanya D. Dia jadi korban gue juga. Rawrrr!

Berbulan-bulan gue mengkepo Hasyimi, lalu memoduskan dia dengan bantuan kedua senior tersa...*sinyal hilang* gue, dan info gue... ga lengkap-lengkap. Oke, ini aneh. Dulu gue pinter banget kepo sampe gue tau nama ortu, nama nenek, nama panggilan masa kecil, foto aib, dll punya temen-temen nista gue. Dan ini... gue ga dapet apapun rasanya. Kemampuan kepo gue menurun =3=

Dan... TADA! Baru beberapa bulan naksir dan kepo, manusia-nista-bernama-hasyimi-bermuka-me-gusta itu langsung tau. Langsung sadar. Salahkan gue yang mabok setiap jam 11 malem ke atas dan nge-tweet dengan super duper ultra mega frontalnya. Gue langsung showeran... entah kenapa baru kali ini gue gagal di bidang beginian. Baru. Pertama. Kali. Rasanya seperti terbang pake sayapnya Byakuran ke Cina terus jedotin kepala ke Tembok Cina.

Gue langsung smsin dia. Beginilah kira-kira intinya:
G : "Kak, kakak kepo twitternya Teh A ya~?"
H : "Twitter lu juga." (kayanya di sini dia pasang muka sok cool. Silahkan tebak mukanya kaya gimana.)
G : *lalu membalas dengan isi kebun binatang*
H : "Selow aja, ga akan ada yang berubah."

Gue galau segalau-galaunya Xanxus putus tangan terus ngeliat Squalo ditusuk Jagger. Galau to the extreme!

Dan sepertinya gue harus mup on lagi. Post ini telah memberi tahu secara implisit kalau udah berbulan-bulan gue ga nulis di sini. Gomeeeeen~ ToT

Sebenernya masih ada yang mau gue curhatin di sini, tapi... yang ini masih ga enak buat dibeberin. Tapi udah gue beberin di *biiip*.

Terus, bagaimana nasib Teh A, A, dan D? Mereka masih korban galau gue kok :")

Udah ah. Lanjut ke biologi sama ekonomi. Jaa~

Scumbag Hime desu! (Iya, gue ganti username twitter. @scumbaghime)

P.S.: Selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat kepada penggalau. Kalian bergalau lagi :") #SALAH

Labels: , ,


0 CHEONSA

X for Xanxus, N for Him ON 4/27/2012 AT 8:48 AM
Yeah, Rae kembali dengan post berbahasa Indonesia setelah stres karena berpikir sepertinya di ijazah gua nilai bahasa gua lebih kecil daripada nilai bahasa inggris. Iya, gua tau, sebagai orang italia gadungan yang awesome, harusnya nilai bahasa italia gua yang tertinggi.

#GANYAMBUNG

Jadi, kembali dengan kelabilan seorang Putraerae yang se-awesome manusia bermarga Beilschmidt, gua menghapus beberapa post yang sangat GALAU, tapi akan diganti dengan post ini, yang sangat LABIL. Labil itu suatu awesomeness yang lebih awesome daripada galau. #yatuhaninianakkesurupangilbert

Semua ini berawal dari HFA gua yang pertama, tanggal 20-10-2011 kemaren. Gua dan dia ngucapin "HFA" ke pasangan masing-masing, ngobrol sebentar, lalu dia mencetuskan ide untuk bermain "Jujur-jujuran". Dan tiba-tiba dia tanya, waktu itu gua suka sama siapa. Gua ga tau harus jawab siapa selain dia. Jujur, saat itu gua ga suka sama siapa-siapa selain dia. Ga ada sided one-nya. Dan dia ngancem, ga boleh jawab "Hitsugaya". (Ya, gua tau, karakter bias gua berubah 180 derajat. Hitsu sama Xanxus coy, kurang berubah apa coba?) Gua coba ngulur waktu, bilang kalau dia itu mestinya udah tau lah, ga ada manusia mirip hitsu lah, sampe yang terabsurd, gua bilang gua suka makan cabe. Akhirnya dia molor. Tidur. Gua mikir dengan dodolnya, gimana reaksi dia kalo gua jujur. Akhirnya, kedodolan gua memutuskan untuk ngomong kalau gua suka sama dia. Dan dia baru ngeliat jam 5 pagi. Gua pasang poker face waktu ngeliat dia, sedangkan dia ga ketemu gua. Miris.

Lalu, fast forward ke Februari tahun ini. Gua fudul twitter dia (kebiasaan pukul lima pagi, adaptasi behavioral gua), dan gua nemu tweet galau dia! Bio-nya juga absurd. Bertanda dia mau nembak cewe. Kalo enggak, dia mau nembak cowo lalu diabadikan dalam sebuah doujinshi absurd. Gua tanya ke dia. Eh, ternyata dia sebagai teman yang tidak baik, dia ga jawab. Berusaha mengulur. Gua terror dia tiap hari ampe ke DM twitter. Dia masih ga jawab. Diemlah gua. Ya, gua tau dia paling malu kalo ngasih tau orang yang dia suka. Jadi gua cerita, kalo gua suka sama yang namanya Xanxus. Gua tau ini bego. Dia mau nembak cewe beneran, sedangkan gua mau nerima kalo ditembak sama seorang cowo Itali yang jadi ketua kelompok pembunuh, bawa-bawa pistol, terus cuma bisa ditemuin di layar laptop gua. Absurdity emang selalu menyertai fangirl. Dan dia masang perasaan kaya.....ga suka. Ga suka kalo gua ngomongin bias-bias gua.

20 Februari. Gua ngedesak dia setelah beberapa hari ga nanya. Dia bilang, "besok gua kasih tau deh." Dan besoknya, tanggal 21, gua nunggu dengan moronnya. Gua tau, akhir-akhirnya dia ga bakal langsung ngasih tau. Berkali-kali gua jajan poci saking imbisilnya, sampe akhirnya katanya dia ngasih tau pas pulang sekolah. Ini dia yang bikin gua males. Pulang sekolah gua ada lia, ketemu sama temen fangirling gua dan...seekor penyuka yuri bernama samaran Akira. Dan gua naksir si Akira waktu itu, walaupun lebih gede naksirnya gua ke dia. Dan gua kabur, ga peduli tiba-tiba dia menunggu gua dengan imbisil. Sorenya gua sms, bilang maaf kalo gua ga bisa ketemu dia hari ini. Dia sms gua dengan nada.....pundung. Yah, biarinlah. Tiba-tiba dia sms, "jam 8 gua boleh nelpon lu ga?" Gua jawab aja iya. Gua tunggu dia. Ternyata pulsa dia cuma buat gratisan sms. Emang anak jaman sekarang ye. Akhirnya gua matiin hp 30 menit, (sok) belajar. Gua nyalain lagi, gua dapet 5 sms, dari dia semua. Dan diantara 5 sms itu, dia ngomong, "Sori put, gua ga bisa nembak orangnya hari ini. Orangnya itu..." gua buru-buru buka sms selanjutnya, dan dia nulis, "anata." Yah, gua jawab aja, "gua nerima kok." Bagi yang ga tau, anata itu artinya anda. Kimi artinya kamu. Teme artinya elu. Gokudera suka pake teme, jadi gua pakenya teme. #abaikan

Dia diem. Gua diem. Ga smsan. Gua tau ini awkward. Dia sms gua, dan....ngegombal. Demi kolor Squalo yang berkibar di markas Varia, sejak kapan dia ngegombal? Dan gua langsung tidur.

Intinya, gua jadian dengan sangat awkward. Tapi, gimanapun juga, akhirnya gua bisa balikan. Mungkin awalnya karena kedudulan, kepolosan, kenekatan, dan.......kejujuran gua. Jadi, pesan moralnya, cobalah jadi polos dan jujur. Tetaplah baca doujinshi, buat jadi bekal di dewasa nanti #bahasamu Kalo ga tau doujinshi, yaudah, ga usah baca, gitu aja kok repot?

Rae

Labels: , , ,


0 CHEONSA

ON 3/08/2012 AT 9:21 PM

Labels: ,


0 CHEONSA

ON 11/27/2011 AT 8:18 AM

"'deaete yokatta' to sono omoi tada tada
yuuhi no mane no you ni netsu wo obi"

"'I'm glad I met you', this feeling just, just carries a heat that's like the sunset"

Glow - Masakazu Morita & Fumiko Orikasa

Labels: , , , ,


0 CHEONSA

ON 10/07/2011 AT 8:32 PM
"Anata no koto omou to, mune ga itaku naru no"
"
When I think of you, my chest begins to hurt "
 Houki boshi (comet)

Seriously, my laptop is full of anime songs for nao! LOL! Hooray otaku!

Labels: , , , ,


0 CHEONSA

For my followers... ON 7/30/2011 AT 12:30 PM
And no, I'm not yuri

Labels: , , , , ,


0 CHEONSA

ON 6/28/2011 AT 10:56 AM
I love this episode

Labels: , , ,


0 CHEONSA

Terror of a Tumblr People... ON 6/22/2011 AT 10:27 AM
This post is censored for people under 13 years old, thank you

Had you ever have a same-gender-secret-admirer? I have one, and that person makes me holding on my heart like a hand grenade.
God, this shit makes me very very very shock.
I checked my follower list. I saw every blog that I'm not following yet. And I see this blog.
I read all the post, from up to the bottom, then I see this post.
Callraeandsaveherfrom? Is that...my tumblr username? And the message, aaaargh. And to make it clearly, I reblog that for see the right title of it. And...
AAAAAAARGH, I DON'T WANNA MARRY YOU LESBIAN!! AAAAAAARGH *throweverything I'M NOT LIKE YAA!!! ONCE AGAIN, I'M A NORMAL GIRL WHO LIKES TO READ YAOI FANFICTION!!!! *hiding

But both of us like Kuroshitsuji, Green Day, Yaoi, Supernatural, NCIS, CSI, Leverage. Aaaah, how beautiful my life if you're a man dude

P.S : how many times my heart get shocked since yesterday? -____- AND DON'T TELL THAT PERSON! DON'T EVEN TELL HER WHAT I POST HERE -_-"

Labels: , , , , ,


0 CHEONSA

Green Day - Last Night on Earth ON 5/15/2011 AT 8:19 PM
Note : Mau nembak orang tanpa pistol? Nyanyiin lagu ini, dijamin klepek klepek (kalo ga kuat mewek kali ya? wkwkwk)

I text a postcard, sent to you
Did it go through?
Sending all my love to you
You are the moonlight of my life every night
Giving all my love to you

My beating heart belongs to you
I walked for miles til I found you
I'm here to honor you
If I lose everything in the fire
I'm sending all my love to you

With every breath that I am worth

Here on Earth
I'm sending all my love to you
So if you dare to second guess
You can rest assured
That all my love's for you

My beating heart belongs to you
I walked for miles til I found you
I'm here to honor you
If I lose everything in the fire
I'm sending all my love to you

My beating heart belongs to you
I walked for miles til I found you
I'm here to honor you
If I lose everything in the fire
Did I ever make it through?

Labels: , , , ,


0 CHEONSA